Menghadapi Tantangan Dakwah Kontemporer [Download Makalah]

0up13069549701

Mukadimah

 الحمدلله القائل:  كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين وعلى آله وأصحابه أجمعين ومن دعا إلى الله بدعوته ومن تمسك بسنته ومن تبعه بإحسان إلى يوم الدين

Dakwah merupakan poros hidup para Nabi dan Rasul, ia adalah jalan mulia yang memuliakan para pengembannya dan menghinakan para penentangnya, hal itu terukir dalam kisah agung perjalanan dakwah para utusan Allah –’alayhim as-salâm-. Prof. Dr. Ahmad Ahmad Ghulusy, Dekan Fakultas Dakwah Al-Asbaq, menuturkan[1]: “Sesungguhnya amal yang paling mulia dan paling luhur adalah dakwah kepada Allah, di dalamnya terkandung keagungan dari apa yang disampaikan, keagungan wasilah, kemuliaan amal perbuatan, dan keluhuran tujuan.” Allah ’Azza wa Jalla berfirman:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal salih dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (QS Fushshilat [41]: 33)

Namun, dakwah tentu akan dihadapkan dengan beragam tantangan, dimana tantangan ini bisa menjadi batu ganjalan yang menghambat keberhasilan dakwah, maka memahaminya menjadi hal yang urgen, terutama bagi para da’i di zaman ini yang menghadapi beragam invasi pemikiran dan tsaqafah batil yang dihembuskan oleh kaum kuffar dan munafiqin yang menjadi perpanjangan lisan Iblis dan sekutunya dari golongan jin. Tipu daya mereka penting untuk dipahami sebagaimana dituturkan untaian sya’ir:

عرفت الشرّ لا للشرّ        لكن لتوقيّه

ومن لا يعرف الشرّ      من النّاس يقع فيه

“Aku mengetahui keburukan bukan untuk keburukan, melainkan memproteksi diri darinya”

“Dan barangsiapa tak mengetahui keburukan, maka ia akan terjerumus ke dalamnya”[2]

Dan dikatakan kepada Umar bin al-Khaththab -radhiyaLlaahu ‘anhu- bahwa seseorang tidak mengetahui sesuatu yang buruk, lalu Umar berkata:

أحذر أن يقع فيه

“Peringatkan ia atas ketergelinciran terhadapnya (agar tak terjerumus pada keburukan-pen.).” [3]

Tantangan itu sendiri dalam KBBI Online didefinisikan sebagai: hal atau objek yg perlu ditanggulangi. Yakni ditanggulangi agar ia tak menjadi hambatan yang menjegal keberhasilan dakwah. Banyak tantangan yang kita hadapi di jalan dakwah, namun di antara tantangan yang paling berbahaya adalah rendahnya tingkat pemahaman dan lemahnya konsistensi kaum muslimin terhadap Islam (internal). Di sisi lain, kita pun dihadapkan dengan tantangan eksternal dari kaum kuffâr dan munâfiqîn yang memusuhi Islam dan kaum muslimin dengan senjata invasi pemikiran maupun tsaqafah (ghazw al-fikr wa ats-tsaqâfiy). Benar apa yang disampaikan Syaikh Abu Sayf Khalil al-‘Abidi al-‘Iraqi: “Sungguh pada akhir abad ke-19, khususnya paska runtuhnya Daulah ’Utsmaniyyah, umat islam diserbu pemahaman-pemahaman sesat dan keyakinan-keyakinan batil yang menyusup ke dalam Din kita yang lurus, menyelisihi dan menyerang akidah islam dari segala arah dan sisi.” [4]

Bi FadhliLlaahi Ta’aalaa, Makalah Selesai di Susun:

Sukabumi, 24 Juni 2014
Maktab Kulliyyatusy-Syari’ah – Jami’atur-Raayah
Irfan Abu Naveed

Catatan Kaki

[1] Lihat: Prof. Dr. Ahmad Ahmad Ghulusy. Silsilatu Târîkh ad-Da’wah ilâ Allâh Ta’âlâ: Da’watur Rusuul ‘Alayhim as-Salâm. Hlm. 5.

[2] Lihat: Prof. Dr. Muhammad Ali ash-Shabuni. Rawâ’i al-Bayân (Tafsîr Âyât al-Ahkâm).  Juz. I, Hlm. 76.

[3] Ibid.

[4] Lihat: Abu Sayf Jalil ibn Ibrahim al-‘Abidiy al-‘Iraqi. Ad-Dîmuqrâthiyyah wa Akhawâtuhâ.

Laman Download Makalah [Klik Link]:

Cover

Pembahasan

Daftar Pustaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s