Tanya Jawab tentang Godaan Syaithan (I)

06

Pertanyaan

Maaf ustad, mau nanya, apakh seoarng yg ahli ilmu dan ahli ibadah dapat terlepas dari godaan syaitan (syaitan tdk berani mengganggu dan mengodanya)? (Akh Simancs)

Jawaban

(1)- Dari sisi godaan, Iblis sudah berjanji untuk menyesatkan manusia (secara umum):

Penting untuk dipahami bahwa Iblis dan syaithan-syaithan yang dilaknat Allah adalah musuh hamba-hamba Allâh, visi dan misi permusuhan mereka Allâh informasikan dalam ayat-ayat yang agung berikut ini:

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ (١٦) ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ (١٧

“Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).” (TQS. al-A’râf [7]: 16-17)

Dalam ayat lainnya:

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

“Iblis berkata: “Ya Rabb-ku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya” (TQS. al-Hijr [15]: 39)

Pernyataan iblis yang diinformasikan Allâh dalam ayat-ayat di atas, menelanjangi visi misi yang diperjuangkannya menggunakan berbagai cara tanpa kenal lelah. Allah informasikan dalam al-Qur’an, bahwa Iblis mengungkapkan berbagai pernyataannya dengan kata-kata yang diperkuat, yakni menggunakan لام الابتداء ونون التوكيد yaitu penegasan-penegasan yang memberi arti sangat serius dan menuntut keseriusan.

Diantaranya dalam lafazh-lafazh berikut:لأتخذنّ، لأضلنّ، لأمنينّ، لامرنّ، لأقعدنّ، لاتينّ، لأزيننّ، لأغوينّ

Dalam tinjauan pemahaman bahasa arab: semua kata kerja yang diungkapkan Iblis didahului dengan huruf لام الابتداء yang mengandung makna sungguh dan ditambah dengan نّ yang berarti benar-benar.

Imam Ibn al-Jawzi –rahimahullaah- menegaskan:

فالواجب على العاقل أن يأخذ حذره من هذا العدو الذي قد أبان عدواته من زمن آدم عليه الصلاة والسلام وقد بذل عمره ونفسه في فساد أحوال بني آدم وقد أمر الله تعالى بالحذر منه

“Maka wajib bagi orang yang berakal untuk mawas diri terhadap musuh yang satu ini (Iblis, syaithan-pen.) yang telah menyatakan permusuhannya semenjak masa Adam –‘alayhissalaam- dan ia bersungguh-sungguh mengerahkan segenap waktunya, jiwanya untuk merusak Bani Adam dan Allah SWT telah memperingatkan kita darinya.” (Lihat: Imam Ibn Al-Jawzi. Talbiis Ibliis. Jilid I, Hlm. 203-204).

Imam Ibn al-Jawzi pun menukil dalil-dalil firman Allah:

لا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاءِ وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ

“Sesungguhnya syaithan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (TQS. Al-Baqarah [2]: 169)

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ

“Syaithan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan.” (TQS. Al-Baqarah [2]: 268)

وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلالاً بَعِيداً

“Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.” (TQS. An-Nisaa’ [4]: 60)

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (TQS. Al-Maa’idah [5]: 91)

إِنَّهُ عَدُوٌّ مُضِلٌّ مُبِينٌ

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).” (TQS. Al-Qashash [28]: 15)

Dan masih banyak dalil-dalil lainnya tentang hal ini. Imam Az-Zamakhshari (w. 538 H) ketika menafsirkan frase (وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ) pada QS. Al-Baqarah [2]: 168,  mengatakan:

ظاهر العداوة لا خفاء به

“(yakni) menampakkan permusuhan tanpa ada kesamaran apapun.” (Abu al-Qasim Jaarullah Mahmud bin ‘Umar az-Zamakhshari (w. 538 H). 1430 H. Tafsiir al-Kasyf ‘an Haqaa’iq at-Tanziil wa ‘Uyuun al-Aqaawil fii Wujuuh at-Ta’wiil. Cet. III. Beirut: Daar al-Ma’rifah).

Kaum muslimin harus memahami hal ini, sebagaimana dikatakan dalam sya’ir:

عرفت الشرّ لا للشرّ لكن لتوقيّه

ومن لا يعرف الشرّ من النّاس يقع فيه

“Aku mengetahui keburukan bukan tuk melakukan keburukan, melainkan memproteksi diri darinya”

“Dan barangsiapa tak mengetahui keburukan, maka ia akan terjerumus ke dalamnya”

(Lihat:Rawâ’i al-Bayân (Tafsîr Aayât al-Ahkâm), Syaikh Prof. ‘Ali ‘Ashabuniy (Juz. I))

Lengkapnya: 

1- Mengenali Iblis Pemimpin Kesesatan:

Link Artikel

2- Mengenali Syaithan Musuh Bebuyutan: 

Link Artikel

(2)- Adapun dari sisi tingkat pengaruh godaan syaithan terhadap manusia, perlu dipahami bahwa ilmu, iman dan amal shalih merupakan benteng dari godaan syaithan ar-rajiim:

Al-‘Alim asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil dalam tanya jawabnya tentang Hubungan Jin dan Manusia menjelaskan: “Syaitan tidak memiliki kekuasaan memaksa terhadap manusia, kecuali manusia mengikuti syaitan dengan pilihannya sendiri.”

Syaikh ‘Atha bin Khalil menukil dalil-dalil firman Allah sebagai berikut:

Allah SWT berfirman:

وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلاَّ أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي

“Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku.” (TQS Ibrahim [14]: 22)

Allah SWT juga berfirman:

إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلاَّ مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ

“Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.” (TQS al-Hijr [15]: 42)

Allah SWT berfirman:

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ * إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ * إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ

“Maka jika kamu membaca Al-Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” (TQS an-Nahl [16]: 98-100)

(3)- Islam telah memperingatkan dan membimbing manusia dengan cahaya petunjuknya sehingga selamat dari tipu daya syaithan:

Islam telah membekali manusia dengan senjata ampuh untuk menghadapi gangguan syaithan, secara praktis diantaranya dzikrullaah dan ruqyah syar’iyyah (download makalah-makalah ruqyah syar’iyyah), dan itu sudah saya jelaskan lebih rinci di sini: Link Artikel Download Makalah-Makalah Mengenai Ruqyah, Jin dan Sihir.

Dan solusi secara sistemik dengan menegakkan kehidupan Islam yang menerapkan seluruh aturan syari’at islam.

1- Mengambil ‘Ibrah dari Larangan Untuk Mengikuti Langkah-Langkah Syaithan:

Link Artikel

2- Islam Mengecam Segala Bentuk Perbuatan Mengikuti Iblis dan Syaithan:

Link Artikel

3- Menjegal Arus Ajaran Para Pengikut Syaithan:

Link Artikel

Lebih lengkapnya disini: Makalah-Makalah Syar’iyyah Mengenai Alam Jin, Perdukunan dan Ruqyah Syar’iyyah

Wallaahu a’lam bish-shawaab

One comment on “Tanya Jawab tentang Godaan Syaithan (I)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s