Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)

images.jpgمكن

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Berikut ini link makalah/ artikel yang saya susun hasil dari penela’ahan mendalam selama bertahun-tahun -dari tahun 2004 hingga saat ini-, baik dari hasil diskusi langsung dengan para syaikh-syaikh –rahimahumullaah– (para syaikh dan doktor dari Timur Tengah di tempat kerja, di forum kajian ilmu), diskusi dengan mereka via media internet (e-mail) maupun penela’ahan atas kitab-kitab dan makalah-makalah ilmiyyah buah tangan para ulama yang menjelaskan kesesatan Demokrasi, dan sebagai bukti ilmiyyah-nya, saya sajikan pula sebagian pernyataan-pernyataan para penganut Demokrasi yang termaktub dalam buku-buku maupun makalah-makalah yang ditulis oleh mereka (para penganut Demokrasi).

Makalah-makalah ini, bisa disajikan sebagai bahan referensi untuk kajian atau artikel halaqah syahriyyah, karena disusun berikut referensi-referensinya (standar penulisan ilmiyyah) dan merupakan sanggahan atau koreksi ilmiyyah atas berbagai pandangan yang menjustifikasi Demokrasi.

Islamisasi Demokrasi?

Allah ’Azza wa Jalla berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu.” (TQS. Al-Maa’idah [5]: 3)

Al-‘Allamah asy-Syanqithi (w. 1339 H) ketika menjelaskan ayat ini mengatakan:

وقد صرح الله تعالى في هذه الاية الكريمة أنه أكمل لنا ديننا فلا ينقصه أبدًا، ولا يحتاج إلى زيادة أبدًا؛ ولذلك ختم الأنبياء بنبينا، عليهم صلوات الله وسلامه جميعًا

“Sungguh Allah telah menjelaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa Dia telah menyempurnakan bagi kita agama kita, agama ini tidak kurang dan tidak membutuhkan tambahan selama-lamanya; dan oleh karena itu para Nabi ditutup oleh Nabi kita (Nabi Muhammad SAW) semoga Allah melimpahkan shalawat serta salam kepada mereka semuanya.” 

Lihat: Al-‘Allamah Muhammad Al-Amin bin Muhammad al-Mukhtar asy-Syanqithi. Al-Islam Diin Kaamil. Hlm. 3.

Jawaban Argumentatif Atas Berbagai Justifikasi Terhadap Demokrasi

Demokrasi: Qiila Wa Qiila Orang Awam VS Qaala Wa Qaala Para Ulama (Part. I)

Mitos Demokrasi: Kedaulatan di Tangan Rakyat

Bantahan Atas Islamisasi Makna Demokrasi

Demokrasi: Alat Imperialisme AS

Demokrasi Sistem Jahiliyyah (Bedah Kitab)

Menyingkap Syubhat Kebebasan Berpendapat Demokrasi

Menimbang Prinsip Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi dengan Timbangan Islam

Sistem Politik Islam Berbeda dengan Sistem Politik Demokrasi

Menyerukan Demokratisasi Termasuk Kemaksiatan Tasyabbuh bil Kuffar (Menyerupai Orang Kafir)

Penjelasan Syaikh Dr. Qudus Hamid As-Samara’i Tentang Kesesatan Demokrasi (Diskusi Langsung)

Menikmati Demokrasi?! Apa Kata Imam Sufyan Ats-Tsauri?

Menjustifikasi Demokrasi dengan Dalih Menikmatinya? (Jawaban Argumentatif)

Tanya Jawab Irfan Abu Naveed dengan Al-‘Alim Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil Abu Ar-Rasythah

Tausiyah Al-Ustadz Fadh bin Shalih Al-‘Ajlan dari Timur Tengah

Rasulullah SAW Tidak Berkompromi dalam Penegakkan Hudud

Pemuda yang Tak Jelas Arah dalam Asuhan Sistem Demokrasi dalam Sindiran Syi’ir

Muhasabah: Merajalelanya Riba yang Subur di Alam Demokrasi Mengundang Adzab Allah

Bantahan Atas Dalih: Inikan Negara Demokratis, Harus Saling Menghargai Perbedaan

Petunjuk Al-Qur’an: Tiada Kemuliaan Kecuali dengan Al-Islam

Sekilas Pentingnya Aspek Syar’i dalam Pengaturan Urusan Umat (Qawl Asy-Syafi’i, -)

Penjelasan Para Ulama Atas Perintah Allah Untuk Ber-Islam Totalitas

Mengambil ‘Ibrah dari Larangan Untuk Mengikuti Langkah-Langkah Syaithan (Paham Sesat Demokrasi, -)

11 Tanya Jawab Seputar Ulama & Aktivitas Politik (KH. Mushthafa Ali Murtadha’)

Meninjau Fatwa Penggunaan Harta Riba & Syubhat tentang Pemilu Demokrasi

Peringatan Prof. Muhammad ‘Ali Ash-Shabuni Atas Berbagai Malapetaka yang Menimpa Kaum Muslimin

Syura: Demokrasi Tidak Sama Dengan Islam

Syura Bukan Demokrasi

Makna Syura

Semua makalah tersebut, sedang Saya susun untuk dijadikan sebuah buku dengan pembahasan yang lebih lengkap, rinci dan sistematis. Berikut ini bahasan yang sedang Saya susun dan masih Saya edit dan rinci lebih mendalam:
Buku

Pemilu & Perubahan?

Soal Jawab: Partisipasi di dalam Sistem Kufur (Jawaban Amir Hizbut Tahrir Terhadap Penggunaan Hujjah Perbuatan Nabi Yusuf as dan Raja Najasyi)

Bolehkah Berdalil Dengan Nabi Yusuf?

Hukum Memperjuangkan Islam via Parlemen

Wajibkah Mengangkat Pemimpin Meskipun Menerapkan Hukum Kufur dalam Sistem Demokrasi?

Kapan HTI Ikut Pemilu?

Pemilu dalam Negara Khilafah

Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden

Hukum Pemilukada dalam Syariah Islam

Hukum Islam Menjadi Caleg dalam Sistem Demokrasi

Pemilu Majelis Umat Dalam Negara Khilafah

Parlemen Bukan Satu-satunya Jalan Perubahan (Ada Jalan yang Jelas Syar’i)

Pemilu dan Perubahan

Awas Tertipu Kalam Racun Berlusconi: Islam Tidak Bertentangan Dengan Demokrasi

Tidak Ada Metode Baku Meraih Mandat Kekuasaan Dalam Islam?

Koalisi Parpol Islam dan Parpol Sekular dalam Pandangan Islam

Masih Percaya Pada Demokrasi?

Parpol Islam Kian Pragmatis

Perubahan Revolusioner Perspektif Islam

Tanggapan HTI Terhadap Fatwa MUI Tentang Memilih Pemimpin Thn 2009

Ismail Yusanto: Seharusnya Fatwa Haram Terlibat dalam Sistem Sekuler

Fatwakanlah Wajibnya Menerapkan Syariah Islam!

Jubir HTI, HM Ismail Yusanto: Umat Harus Mendukung Partai Islam Ideologis

Pemilu 2009: Umat Berharap Pada Partai Yang Memperjuangkan Syariah Islam

Komentar Politik : Golput Meningkat, Elit Politik Panik

Partai Islam, Jangan Sekedar Basa-Basi

Ulama dan Khilafah: Islam Agama Sekaligus Negara

Ulama’ Dinilai Karena Sikapnya, Bukan Sebatas Ilmunya

Kedudukan Fatwa dalam Syariat Islam

Ulama Wajib Mengoreksi Penguasa

Bedah Qaidah Ahwanu Al-Syarrain (قاعدة أهون الشرين)

Renungan:

Kisah Ulama Yang Bergelut di Parlemen Demokrasi

Bagaimana menurut pendapat saudara/i sekalian? Korespondensi, saran, masukan maupun dukungannya saya tunggu di:

E-mail                     : irfanabunaveed@ymail.com

Blog                        : www.irfanabunaveed.com

Twitter                   : Irfan Abu Naveed @irfanabunaveed

FB                            : www.facebook.com/irfan.ramadhanalraaqiy

Komunitas FB     : www.facebook.com/IrfanAbuNaveed

Grup FB                : http://www.facebook.com/groups/islam.antidemokrasi

:: Silah Ukhuwwah Dakwah?

Profil & Kontak Kajian Irfan Abu Naveed: (Link)

17 comments on “Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)

  1. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Terhadap Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilm… […]

    Suka

  2. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  3. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  4. Indrawan Sugiarto mengatakan:

    tad, bukunya apa sudah ada?

    Suka

  5. […] Lihat Lengkapnya: Kumpulan Artikel Ilmiyah tentang Demokrasi dari Sudut Pandang Islam […]

    Suka

  6. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Terhadap Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilm… […]

    Suka

  7. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  8. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  9. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  10. […] Inilah Jawaban-Jawaban Argumentatif Atas Dalih-Dalih Pembenaran Atas Demokrasi […]

    Suka

  11. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyya… […]

    Suka

  12. […] Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah… […]

    Suka

  13. […] Jawaban kami terhadap justifikasi atas Demokrasi: Link Artikel […]

    Suka

  14. […] Demokrasi adalah sistem kehidupan yang rusak dan jelas kerusakannya merusak kaum muslimin, itu sudah kami jelaskan dan uraikan pada link ini: Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah…. […]

    Suka

  15. Anonim mengatakan:

    rapat allah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s