Media Timteng Menyoroti Kuatnya Pengaruh Penolakan Gerakan Islam atas Miss World

Timteng

نقل نهائي مسابقة ملكة جمال العالم من جاكرتا إلى بالي

Pemindahan Tempat Penutupan Ajang Miss World Dari Jakarta Ke Bali

8 September 2013

جاكرتا ـ د ب أ: قررت اندونيسيا نقل موقع نهائي مسابقةملكة جمال العالم من بلدة قريبة من جاكرتا إلى جزيرة بالي عقب احتجاجات من مسلمين متشددين

وقال اجونج لاكسونو ، وزير شؤون تنسيق الرعاية الشعبية: ستقام مسابقة ملكة جمال العالم لعام 2013 في بالي فقط بدءا من حفل الافتتاح وحتى حفل الختام

 وتظاهر المئات من المحتجين من الجماعات الإسلامية يومي الخميس والجمعة الماضيين في جاكرتا ضد إقامة المسابقة في سينتول وهي بلدة واقعة على بعد 25 كيلومترا تقريبا من العاصمة الإندونيسية ، في 28 أيلول/سبتمبر الجاري

 ويقولون إن مسابفة ملكة جمال العالم تنافي قيم الإسلام

 وتتوافد حاليا الفتيات المشاركات في مسابقة ملكة جمال العالم على بالي وهو الإقليم الوحيد ذو الأغلبية الهندوسية في اندونيسيا ، من أجل الأسبوع الأول من الفعاليات . وكان مقررا ان يسافرن إلى جاكرتا من أجل عدة جولات من المسابقة

 وقال لاكسونو بعد المحادثات مع رئيس الشرطة الوطنية تيمور برادوبو لمناقشة الجدل :’ إذا رغبوا في زيارة اماكن اخرى فهم مرحب بهم ، ولكن سيعاملون كسياح

Jakarta: Pemerintah Indonesia memutuskan pemindahan tempat penutupan ajang Miss World dari kota yang dekat dengan Jakarta (Sentul, Bogor) ke daerah Bali karena penolakan dari kaum muslimin yang kuat melakukan tekanan (al-amr bil ma’ruuf wan-nahy ’an al-munkar).

Agung Laksono –Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indonesia- menuturkan: ”Diselenggarakannya Ajang Miss World Tahun 2013 bertempat di Bali saja, mulai dari acara pembukaan (opening) hingga acara puncak penutupannya.”

Dan pada hari Kamis dan Jum’at yang lalu di Jakarta, ratusan aktivis Islam anti Miss World dari gerakan-gerakan Islam menunjukkan penolakan terhadap penyelenggaraan Miss World di Sentul, Bogor, yakni suatu wilayah yang dekat dengan Jakarta terletak sekitar 25 km dari Ibu Kota Negara Indonesia (Jakarta) pada tanggal 28 September mendatang. Dan mereka (para aktivis Islam-pen.) menyatakan bahwa ajang Miss World ini bertentangan dengan ajaran Islam.

Dan saat ini para wanita kontestan Miss World mulai berdatangan di Bali, Bali adalah satu-satunya provinsi dengan mayoritas Hindu di Indonesia (di negeri mayoritas kaum muslimin), mereka mulai tiba untuk mengikuti putaran kontes di minggu pertama. Dan sempat dijadwalkan perjalanan ke Jakarta untuk beberapa putaran kompetisi.

Laksono mengatakan setelah mengadakan pembicaraan dengan Kepala Kepolisian Nasional Timor Pradopo untuk membahas kontroversi (penolakan masyarakat luas): ”Jika mereka ingin mengunjungi tempat-tempat lain, mereka dipersilahkan tapi akan diperlakukan sebagai turis.”

Source: http://www.alquds.co.uk/?p=82348

Penerjemah: Irfan Abu Naveed

KOMENTAR IRFAN ABU NAVEED:

1- Acara ini wajib ditolak diselenggarakan di manapun

Tiada Kemuliaan Tanpa Islam:

https://irfanabunaveed.wordpress.com/2013/09/03/petunjuk-al-quran-tiada-kemuliaan-kecuali-dengan-islam/

Ajaran Islam Memuliakan Kaum Hawa:

https://irfanabunaveed.wordpress.com/2013/09/03/ajaran-islam-memuliakan-kaum-hawa/

Bantahan Atas Dalih Pro Miss World: Inikan Negara Demokratis:

https://irfanabunaveed.wordpress.com/2013/09/04/bantahan-atas-dalih-pro-miss-world-i-inikan-negara-demokratis-harus-saling-menghargai-perbedaan/

Bantahan Atas Dalih Pro Miss World (II): Tingkatkan Pariwisata:

https://irfanabunaveed.wordpress.com/2013/09/05/bantahan-atas-dalih-pro-miss-world-ii-demi-promosikan-budaya-tingkatkan-pariwisata-pendapat-negara/

2- Penguasa wajib mencegah kemungkaran dengan kekuasaannya dan hal itu akan dihisab di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla, tidak boleh memberikan izin pada acara maksiat semisal Miss World.

Rasulullah SAW bersabda:

أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang di pimpin, penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhârî, Muslim & Lainnya)

Saya pernah berdiskusi tentang “أهمية مكانة السلطان في إزالة المنكرات” (pentingnya kedudukan penguasa dalam menghapuskan berbagai kemungkaran di tengah-tengah kaum muslimin) dengan sejumlah Doktor dari Afrika dan Timur Tengah. Diantaranya Syaikh Dr. Abu ‘Abdullah yang menjelaskan kepada penulis:

فالواجب على من يتولى أمور المسلمين أن يمنع ما يضر المسلمين في دينهم ودنياهم

“Maka wajib bagi siapa saja yang menguasai urusan kaum muslimin (penguasa) untuk mencegah hal-hal yang bisa membayakan agama dan dunia kaum muslimin.”

Imam al-Mawardi menegaskan dalam al-Ahkam al-Sulthaniyyah bahwa penguasa wajib mencegah kemungkaran, diantaranya kemungkaran mengambil keuntungan (kapitalisme) dari perkara-perkara batil (semisal perdukunan & Miss World).

Imam Al-Mawardi -rahimahullaah- berkata:

و يمنع المحتسب الناس من التكسب بالكهانة واللهو، ويؤدب عليه الآخذ والمعطي

“Dan petugas yang berwenang wajib mencegah orang-orang untuk mencari keuntungan dari praktik perdukunan dan dunia hiburan yang melenakan, disamping itu ia pun wajib menghukum baik orang yang mengambil upah itu maupun yang memberikannya.”

#TolakMissWorlddanSegalaKemungkaran

#TolakPahamSesatDemokrasidanYangSemisalnya

#WajibTegakkanAlIslaam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s